Madrasah Sains Raih Juara Olimpiade Nahwu Shorof

Banyumas (Humas) – Tepat 7 bulan setelah beroperasi, MTs Sains Karimiyya kembali menorehkan prestasi melalui ajang olimpiade tingkat Pulau Jawa, Olimpiade MA Al-Hikmah 2 Benda (OMADA) IX pada Sabtu 4 Februari 2024 yang lalu, setelah sebelumnya menyabet 4 medali di olimpiade tingkat nasional, OLTISMA. Selasa, (6/2).

Nama MTs Sains Karimiyya memang terbilang baru di dunia pendidikan Kabupaten Banyumas. Namun, tidak begitu dengan Pondok Leler yang merupakan pondok tertua di Banyumas. MTs Sains Karimiyya ada di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Ihsan yang didirikan oleh KH. Ahmad Nasuha Kurdi dan Ibu Nyai Hj. Khumaisiatul Banat Hisyam, yang juga merupakan pengasuh Pondok Leler. Seperti yang tersemat pada namanya, pendidikan di MTs Sains Karimiyya menitikberatkan pada muatan ilmu sains, selain tentunya mengkaji ilmu agama, khususnya ilmu alat nahwu dan shorof.

Maka, tidak heran jika Mazaya Zanubia Iftikar (14 tahun), siswi kelas 7 MTs Sains Karimiyya yang berpartisipasi di ajang OMADA IX, lolos ke babak final OMADA IX dengan nilai tertinggi dari 58 orang peserta lainnya. Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam dengan mengerjakan berbagai bentuk soal Bahasa Arab mulai dari soal tertulis hingga istima’ (listening), Mazaya berhasil mendapatkan juara harapan kedua pada kategori Bahasa Arab, Nahwu, dan Shorof. 

Menanggapi pencapaian terbaru ini, Kepala Madrasah MTs Sains Karimiyya, Hulyatun Maskunah mengatakan, “Kami sangat bersyukur dan bangga melihat hasil luar biasa dari para siswa kami. Meskipun baru berdiri 7 bulan, namun semangat belajar mereka, dukungan dari guru, dan kolaborasi tim pendidik telah membawa kita meraih kemenangan ini.”

Hulyatun menambahkan bahwa, “Kurikulum pembelajaran Bahasa Arab yang komprehensif dengan merujuk pada kurikulum Universitas Al-Azhar Mesir disertai program pembiasaan berbicara Bahasa Arab baik di madrasah maupun asrama, melahirkan siswa yang mahir berbahasa Arab secara teori dan praktik.”

“Sebagai madrasah sains berbasis pesantren pertama di kabupaten Banyumas, MTs Sains Karimiyya berkomitmen mewujudkan visinya menjadi pionir madrasah sains berbasis pesantren diantaranya melalui Karimiyya Science Festival. Kegiatan ini merupakan ajang asah kreatifitas dan ilmu dalam bidang sains dan literasi untuk siswa SD/MI di seluruh Indonesia melalui lomba karya sains terapan, lomba cerdas cermat IPAS, dan lomba karya puisi dengan tema “Kami Palestina”.

“MTs Sains Karimiyya, melalui kegiatan Karimiyya Science Festival mengajak semua MI dan SD yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas untuk berkolaborasi dan berpartisipasi aktif dalam memfasilitasi siswa untuk mendapatkan kesempatan mengembangkan bakatnya dengan mengikuti perlombaan yang ada di Karimiyya Science Festival,” pungkas Hulyatun. (jul/trm)

Sumber : https://sibawor.org/v2/berita/detail/madrasah-sains-raih-juara-olimpiade-nahwu-shorof